Bahan : - 5 biji Cabe Jawa
- 5 biji Kemukus
- 5 biji Kapulaga
- 5 biji cengkeh
- 1 ruas jari jahe, dibakar
- 1 batang sereh (putihnya saja)
- 1 potong kayu manis secukupnya
- 1 jumput kayu secang secukupnya
- 5 gelas air putih
- gula batu/gula pasir/madu secukupnya
Cara Membuat :
- Semua bahan kecuali kayu secang dan gula dicuci bersih dan direbus dengan api kecil agar zat yang terkandung di dalamnya dapat keluar dengan sempurna.
- Setelah air berwarna kecoklatan dan berbau harum, masukkan kayu secang dan panci ditutup hingga air mendidih dan berwarna kemerahan.
- Tambahkan gula atau madu sesuai selera.
Note :
- Untuk merebusnya, sebaiknya gunakan alat perebus yang terbuat dari gerabah yang terbuat dari tanah liat karena gerabah bisa mempertahankan aroma dari wedang secang
- Sajikan wedang secang dalam poci tanah. Dijamin lebih nikmat dan lebih terasa tradisional.
- Sebaiknya menggunakan madu sebagai pemanis bagi penderita penyakit diabetes.
Manfaat Secang :
- Secang mempunyai efek farmakologis menghentikan perdarahan, pembersih darah, pengelat, penawar racun dan antiseptik.
- Secang mempunyai warna merah alami didalamnya mengandung zat: safrol, tanin, phenil prophil acetat, karminatif, dan stomakik. Zat – zat tersebut bermanfaat untuk : mengurangi stres, melonggarkan pernapasan, menambah nafsu makan, kaki tangan berkeringat, pemecah gas dalam perut, memperbaiki pencernaan dan asma.
- Selain itu juga dapat mengatasi gangguan pembuluh darah koroner yang menyempit dan juga berfungsi mengurangi tekanan darah sehingga peredaran darah menjadi lancar.